translate

English French Japanese Arabic Chinese Simplified

Masukkan email untuk berlangganan:

Blog Archive

fblike

balacinema

Balaguris89

IDIonline

Membership P2KB IDI

widgeonline dan amungonline kirteng

bg banner dan widgeopr

networkedblogs

iklan adsensecamp

Tampilkan postingan dengan label TBC - Tuberculosis Paru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TBC - Tuberculosis Paru. Tampilkan semua postingan

Senyawa Baru Yang Menghancurkan Bakteri TB

Sebuah senyawa baru yang menghancurkan bakteri tuberkulosis dengan menyerang empat jalur metabolik secara bersamaan dapat mengarah pada pengembangan obat tunggal untuk terapi TB. Hal itu berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam nature chemical biology edisi 1 Februari 2009.


Kumpulan Artikel Pulmonologi

Ini adalah modul jurnal dalam bentuk file berformat PDF yang mungkin bisa berguna untuk kawan-kawan semua, agar selalu bisa membaca dan selalu belajar..silahkan cek untuk mengetahui apa isi dari modul tersebut.


Terapi Rasional Tuberkulosis Paru

Seratus tahun setelah ditemukannya kuman Tuberkulosis (TB) oleh Robert Koch, dan hampir 40 tahun sesudah penemuan streptomisin, WHO berani memberi komentar, bahwa: "Negaranegara maju telah berhasil dalam pemberantasan TB selama lebih dari tiga dekade terakhir. Namun sebaliknya di kebanyakan negara-negara berkembang TB paru masih merupakan masalah, karena perbaikan dalam bidang epidemiologi masih sangat kurang". Diperkirakan bahwa tiap tahun sekitar 10 juta orang menderita TB dan sekurang-kurangnya 3 juta orang meninggal akibat TB. Risiko mendapatkan TB di negara-negara berkembang sekitar 20-50 kali lebih besar dari pada di negaranegara maju (WHO, 1982).


Diagnosis Tuberkulosis Paru

Arifin Nawas
UPF Paru Bagian Pulmonologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta
Tuberkulosis (TB) adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, khas ditandai dengan terjadinya pembentukan granuloma dan nekrosis. Infeksi ini paling sering mengenai paru, akan tetapi dapat juga meluas mengenai organorgan tertentu.
Cara penularan TB paru dapat terjadi secara langsung melalui percikan dahak yang mengandung kuman TB, terisap oleh orang sehat melalui jalan napas dan kemudian berkembang biak di paru. Dapat juga terjadi secara tidak langsung bila dahak yang dibatukkan penderita ke lantai atau tanah kemudian mengering dan menyatu dengan debu, lalu beterbangan di udara; bila terisap orang sehat akan dapat menjadi sakit. Berdasarkan cara-cara penularan ini, TB paru juga dimasukkan dalam golongan airbone disease.