translate

English French Japanese Arabic Chinese Simplified

Masukkan email untuk berlangganan:

Blog Archive

fblike

balacinema

Balaguris89

IDIonline

Membership P2KB IDI

widgeonline dan amungonline kirteng

bg banner dan widgeopr

networkedblogs

iklan adsensecamp

Tampilkan postingan dengan label Emergency. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Emergency. Tampilkan semua postingan

Head Trauma (Trauma Kepala)



Trauma merupakan penyebab utama kematian pada anak yang lebih tua dari 1 tahun di Amerika Serikat, dengan trauma kepala yang mewakili 80% atau lebih dari cedera. Pada sekitar 5% dari kasus trauma kepala, pasien meninggal di lokasi kecelakaan. Trauma kepala memiliki dampak emosional tinggi, psikososial, dan ekonomi karena pasien ini sering tinggal di rumah sakit yang relatif panjang, dan 5-10% memerlukan fasilitas perawatan jangka panjang.



Fraktur dan Trauma Penis- Mungkinkah terjadi?


Trauma Luka dan fraktur pada penis (Penile fracture and trauma) dapat di sebabkan oleh beberapa faktor. Fraktur Fraktur penile, amputasi penile, penetrasi injuri, dan injuri jaringan lunak penile adalah termasuk dalam kategori kegawatdaruratan urologi dan biasanya dilakukan intervensi pembedahan.
Tujuan penataksanaan pada trauma ini adalah universal: preservasi dari pada panjang penis, fungsi ereksi, dan pemeliharaan kemampuan kencing dengan berdiri.
Trauma luka pada penis secara bersamaan juga melibatkan urethra.


Peritonitis

Peritonitis generalita skunder adalah infeksi pada peritoneum yang disebabkan oleh sumber mikroorganisme akibat kelainan anatomi atau kebocoran organ intra abdomen di dalam kavum peritonii Kelainan yang memungkinkan menjadi penyebab ialah apendisitis perforasi, perforasi ileum, perforasi ulkus peptikum, perforasi gaster, perforasi vesika felea, pankreatitis akut, perforasi kolon maupun strangulasi, penyebaran dari ginekologi serta akibat pembedahan pada masa pasca bedah. Penderita peritonitis datang dalam keadaan dehidrasi karena terkumpulnya cairan dalam ruangan interstitial maupun transelular, muntah, evoporasi yang berlebihan akibat panas maupun ‘intake’ cairan yang kurang.